Perbandingan Potensi Return Investasi Surat Berharga Negara (SBN) Ritel dan Return Saham Blue Chip

Hartono Hartono

Abstract


Investment is the right way to achieve financial freedom in the future. The purpose of the investment is to get a profit or return. This paper aims to compare the potential returns that can be obtained from investing in Government Securities (SBN) consisting of Saving Bond Retail (SBR), Retail Government Bonds (ORI) and Saving Sukuk with Blue chip stock returns on the Indonesia Stock Exchange ( IDX). The calculation of return on SBN uses the method set by the government while the calculation of blue chip stock returns uses a method commonly used in analyzing stock returns. The results of the analysis show that ORI015, which is the latest series of Government Retail Bonds (ORI), can promise the highest return among the latest series of other SBNs such as SBR005 and ST-003. On the other hand, blue chip shares, in this case BBRI shares, have provided a much higher return than the potential return of the three retail SBNs. It shows the appropriate level of risk inherent in each investment instrument. The higher the risk, the higher the profit that can be obtained. So that in this case retail SBN is the right investment instrument for moderate investors with a medium level of risk. While blue chip stocks are investment instruments that are more appropriate for aggressive investors who are risk takers with the aim of gaining high profits.

Keyword : Government Securities (SBN), Saving Bond Ritel (SBR), Retail Goverment Bond (ORI), Saving Sukuk, Blue Chip Stock.

Full Text:

PDF

References


Budiarti, Endah., Ratnaningsih dan Parikesit Penangsang. (2017). Analisis Return Saham Blue chip dan Non Blue chip Terhadap Saham yang Tergabung Dalam Indeks LQ45 Bursa Efek Indonesia Tahun 2015, Jurnal Ekonomi Manajemen, Vol. 2 (1), 315-330.

Harahap, Muhammad Ihsan. (2018). Analisis Faktor-faktor Yang Mempengaruhi SukuK Negara Ritel, Jurnal Ekonomi dan Bisnis, Vol. 3 (1), 1-19.

Hastin, Mira., Idris dan Hasdi Aimon. (2013). Analisis Pasar Obligasi Pemerintah Di Indonesia, Jurnal Kajian Ekonomi, Vol. 1 (2), 241-258.

Hastuti, Erma Sri. (2017). Sukuk Tabungan: Investasi Syariah Pendorong Pembangunan Ekonomi Inklusif, Jurisprudence, Vol. 7 (2), 114-122.

Hartono. (2018). Perbandingan Hasil Return Investasi Emas, Deposito, Reksadana, Obligasi dan Saham Sektor Perbankan Periode 2013 – 2018, Jurnal Ekonomi, Vol. 20 (2), 184-198.

Bursa Efek Indonesia. (2019). Statistik. Diakses pada 15 Februari 2019 dari: http://www.idx.co.id/data-pasar/laporan-statistik/statistik

Kementerian Keuangan. (n.d-a). SBR Saving Bond Ritel. Diakses pada 15 Februari 2019 dari: http://www.kemenkeu.go.id/sbr.

(n.d-b). ORI Obigasi Ritel Negara. Diakses pada 16 Februari 2019 dari: http://www.kemenkeu.go.id/ori.

(n.d-c). Sukuk Tabungan. Diakses pada 16 Februari 2019 dari: http://www.kemenkeu.go.id/sukuktabungan.

Liputan6. (2018-a). Kata Sri Mulyani Soal Peranan Perbankan Dalam Mendorong Ekonomi RI. Diakses pada 17 Februari 2019 dari: http://www.liputan6.com/bisnis/read/3526017/kata-sri-mulyani-soal-peranan-perbankan-dalam-mendorong-ekonomi-ri.

(2018-b). BRI Kembali Cetak Prestasi Gemilang, Peringkat 2 Dari 100 Perusahaan di Asean. Diakses pada 17 Februari 2019 dari: http://www.liputan.com/bisnis/read/3599633/bri-kembali-cetak-prestasi-gemilang-peringkat-2-dari-100-perusahaan-di-asean.

Malinda, Maya. (2010). Investasi Keuangan dengan pedoman “Cukup”, Maranatha Journal.

Nuryanti. (2018). Peran Obligasi Syariah (Sukuk) Bagi Investor, Al-Masraf (Jurnal Lembaga Keuangan dan Perbankan), Vol. 3 (1), 12-18.

Nasrullah, Aan. (2015). Studi Surat Berharga Negara: Analisis Komparatif Sukuk Negara Dengan Obligasi Negara Dalam Pembiayaan Defisit APBN, JURNAL LENTERA: Kajian Keagamaan, Keilmuan dan Teknologi, Vol. 1 (2), 197-216.

Oshaibat, S. Al. (2016). The Relationship Between Stock Returns and Each of Inflation, Interest Rates, Share Liquidity and Remittances of Workers in the Amman Stock Exchange, Journal of Internet Banking and Commerce, Vol. 21 (2), 1-18.

Pemerintah Republik Indonesia. (2019-a). Memorandum Informasi Saving Bond Ritel Republik Indonesia Seri SBR005. Jakarta.

(2019-b). Memorandum Informasi Sukuk Tabungan Seri ST -003. Jakarta.

Philip Sekuritas Indonesia. (2018). Chart. Diakses pada 17 Februari 2019 dari: https://www.poems.co.id/asp/Menu/chart_fr.asp

Purwanto,W dan Fakhrudin, H. (2006). Mengenal Pasar Modal. Jakarta: Salemba Empat.

Rahmah, Anita. (2018). Yield Obligasi Negara Ritel (ORI). Laporan Tugas Akhir, Fakultas Ekonomi dan Binsis Universitas Muhammadiyah.

Sina, Peter Garlans. (2014). Motivasi Sebagai Penentu Perencanaan Keuangan (Suatu studi pustaka), Jurnal Ilmiah Akuntansi dan Bisnis, Vol. 9 (1), 42-48.

Sugiyanto dan Novie Dewi Kustiani. (2018). Pengaruh Perkembangan Obligasi Ritel Indonesia Terhadap Laporan Keuangan PT. BNI (Persero) Tbk Tahun 2011-2015, Journal Of Accounting of Finance, Vol. 2 (1), 453-507.

Suyono dan Yoki. (2018). Analysis of Fundamental Ratios Effect on The Stock Price of Transportation Companies on BEI Period 2011-2016, Jurnal Akuntansi, Kewirausahaan dan Bisnis, Vol. 3 (1), 89-100.

Widajati, Asih. (2009). Inflasi dan Tingkat Bunga Terhadap Harga Obligasi Negara Ritel Yang Diterbitkan Pemerintah, Jurnal Keuangan dan Perbankan, Vol. 13 (1), 97-105.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.