DAUN KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI SUMBER PANGAN FUNGSIONAL DAN ANTIOKSIDAN

Luluk Sutji Marhaeni

Abstract


DAUN KELOR (Moringa oleifera) SEBAGAI SUMBER PANGAN FUNGSIONAL DAN ANTIOKSIDAN

 

ABSTRAK

Beragam jenis tumbuhan yang tumbuh berpotensi memberikan manfaat bagi kehidupan manusia, satu diantaranya yaitu kelor. Kelor dikenal sebagai The Miracle Tree atau pohon ajaib karena terbukti secara alamiah merupakan sumber gizi berkhasiat obat.  Pemanfaatan bahan pangan lokal yang relatif mudah didapat, dan bernilai gizi seperti daun kelor (Moringa oleifera) dapat dimanfaatkan sebagai produk pangan fungsional dan sumber antioksidan.  Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak kelor dengan pengeringan blower matahari memperoleh nilai 234.79 ppm sedangkan pada ekstrak kelor dengan pengeringan matahari + tutup kain hanya mencapai angka 223.12 ppm. Aktivitas dari kedua metode pengeringan hampir sama akan tetapi sedikit lebih baik menggunakan blower. Peranan antioksidan dalam tubuh manusia sangat penting yaitu untuk melindungi sel-sel dari kerusakan akibat radikal bebas.

Kata kunci : kelor, pangan fugsional, antioksidan


 


Full Text:

PDF

References


DAFTAR PUSTAKA

Anwar, F., Latif, S., Ashraf, M., & Gilani, A. H. (2007b). Moringa oleifera: A food plant with multiple medicinal uses. Phytotherapy Research, 21, 17–25.

Bukar, A., Uba, A. dan Oyeyi, T.I. 2010. Antimicrobial Profile of Moringa oleifera Lam. Extracts Against Some Food –Borne Microorganisms. Bayero Journalof Pure and Applied Sciences, 3(1): 43 –48.

Das, A. K., Rajkumar, V., Verma, A. K., & Swarup, D. (2012). Moringa oleifera leaves extract: A natural antioxidant for retarding lipid peroxidation in cooked goat meat patties. International Journal of Food Science and Technology, 47, 585–591.

Foild N, Makkar HPS & Becker. 2007. The Potential Of Moringa Oleifera for Agricultural and Industrial Uses. Mesir: Dar Es Salaam.

Integrated Taxonomic Information System. (2013). Moringa oleifera (Drumstick Tree): Biological Classification and Name. Encyclopedia of Life Newsletter. Tanggal akses 6 November 2021. http://hy_ent ri e s / 4 6214757/overview/ moringa-oleifera.

Melo, N. V., Vargas, T. Quirino and C. M. C. Calvo. (2013). Moringa oleifera L. Anunderutilized tree with macronutrients for human health Emir. J. Food Agric, 25 (10): 785-789.

Misra, S., & Misra, M.K. (2014). Nutritional evaluation of some leafy vegetable used by the tribal and rural people of south Odisha, India. Journal of Natural Product and Plant Resources, 4. 23-28.

Oluduro, A. O. (2012). Evaluation of antimicrobial properties and nutritional potentials of Moringa oleifera Lamk. Leaf in South-Western Nigeria. Malaysian Journal of Microbiology, 8, 59-67.

Palupi, N.S., Zakaria, F.R. dan Prangdimurti, E. 2007. Pengaruh Pengolahan Terhadap Nilai Gizi Pangan. Modul e-Learning ENBP, Departemen Ilmu & Teknologi Pangan-Fateta-IPB.

Rahmat, H. 2009. Identifikasi Senyawa Flavonoid Pada Sayuran Indigenous. Jawa Barat: Institut Pertanian Bogor.

Shiriki, D., Igyor, M.A. and Gernah, D.I. (2015). Nutritional evaluation of complementary food formulations from maize, soybean and peanut fortifoed with moringa oleifera leaf powder. Food and Nutrition Sciences, 6, 494-500.

Simbolan, J.M., M. Simbolan, N. Katharina. 2007. Cegah Malnutrisi dengan Kelor. Yogyakarta: Kanisius.

Yameogo, W. C., Bengaly, D. M., Savadogo, A., Nikièma, P. A., Traoré, S. A. 2011. Determination of Chemical Composition and Nutritional values of Moringa oleifera Leaves. Pakistan Journal of Nutrition 10 Vol (3): 264-268.


Refbacks

  • There are currently no refbacks.