TINGKAT STRES IBU DALAM MENDAMPINGI SISWA-SISWI SEKOLAH DASAR SELAMA BELAJAR DI RUMAH PADA MASA PANDEMI COVID-19

Tri Nathalia Palupi

Abstract


Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui perbedaan tingkat stres ibu dalam
mendampingi siswa-siswi sekolah dasar selama belajar di rumah pada masa pandemik
Covid-19. Penelitian ini mengambil sampel sebanyak 89 responden. Responden
tersebut dibedakan atas beberapa ciri demografi, antara lain; usia ibu, pekerjaan ibu,
dan tingkat pendidikan ibu. Pengukuran stress pada orangtua menggunakan adaptasi
dari PSS (Perceived Stress Scale) yang dikembangkan oleh Cohen dan Williamson
(1988) untuk mengukur sejauh mana situasi dalam individu dinilai sebagai stress.
Skala ini terdiri atas 10 aitem yang dibuat berdasarkan pengalaman individu tentang
apa yang dirasakan dalam hidup mereka. PSS-10 terdiri atas 10 aitem dengan 6 aitem
favourable dan 4 aitem unfavourable. Penilaian aitem favourable dalam skala ini
dilakukan dengan menggunakan skala Likert. Cohen dan Williamson (1988) telah
menguji Perceived Stress Scale menggunakan validitas konstruk. Sedangkan
Reliabilitas Perceived Stress Scale (PSS) adalah sebesar (α) = 0,823. Pengambilan
sampel dilakukan dengan metode random sampling, jenis penelitian ini adalah
komparatif dengan semua pengujian menggunakan bantuan program dari SPSS for
Window version 16.0.
Berdasarkan hasil penelitian menyatakan, berdasarkan usia ibu dan status pekerjaan
ibu, H0 yang menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat stres ibu dalam
mendampingi siswa-siswi sekolah dasar selama belajar di rumah pada masa pandemik
Covid-19 diterima, sedangkan Ha yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan tingkat
stres ibu dalam mendampingi siswa-siswi sekolah dasar selama belajar di rumah pada
masa pandemik Covid-19 ditolak. Sementara itu, berdasarkan tingkat pendidikan ibu,
H0 yang menyatakan bahwa tidak terdapat perbedaan tingkat stres ibu dalam
mendampingi siswa-siswi sekolah dasar selama belajar di rumah pada masa pandemik
Covid-19 ditolak, sedangkan Ha yang menyatakan bahwa terdapat perbedaan tingkat
stres ibu dalam mendampingi siswa-siswi sekolah dasar selama belajar di rumah pada
masa pandemik Covid-19 diterima. Dijelaskan lebih jauh, ibu dengan tingkat
pendidikan Sarjana S1, S2, dan S3 memiliki tingkat stres yang lebih rendah
dibandingkan dengan ibu yang memiliki tingkat pendidikan SMP dan SMA dalam
mendampingi siswa-siswi sekolah dasar selama belajar di rumah pada masa pandemik
Covid-19
Kata kunci: belajar di rumah, tingkat stres ibu, siswa sekolah dasar,

Full Text:

PDF

References


https://arbaswedan.id/berdamai-dengan-pjj-bagi-orang-tua-dan-siswa (dunduh tanggal

Januari 2021)

https://sahabatkeluarga.kemdikbud.go.id/laman/?r=tpost/xview&id=249900915

(diunduh tanggal 16 Januari 2021)

https://gtk.kemdikbud.go.id/read-news/kebijakan-kemendikbud-di-masa-pandemi

(diunduh tanggal 14 Januari 2021)

https://www.who.int/indonesia/news/novel-coronavirus/qa/qa-for-public (diunduh

tanggal 14 Januari 2021)

Apreviadizy, P. dan Puspitacandri, A., (2014) Perbedaan Stres Ditinjau dari Ibu

bekerja dan Ibu Tidak Bekerja. Jurnal Psikologi Tabularasa: Vol 9, No.1,

April 2014: 58-65

Dewi, W.A.F., (2020), Dampak Covid-19 Terhadap Implementasi Pembelajaran

Daring di Sekolah Dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan Volume 2 Nomor

April 2020 Halm 55-61

Ibung, D., (2008) Stress Pada Anak (6-12 tahun). Jakarta: Elek Media Komputindo

Nursalam, N., dan Nawir, M., (2018). Pengaruh Tingkat Pendidikan Orangtua

terhadap Pembentukan Kepribadian Anak, Study Komunikasi dalam Keluarga

di Lingkungan Caile Kabupaten Sinjai. Prosiding Seminar Pendidikan. Vol 1.

No 1

Rasmun. (2004). Stress Koping dan Adaptasi. Jakarta : CV.Sagung Seto

Sarafino, E. P & Smith (2012). Health Psychology (7th Edition). Singapore: John

Wiles & Sons

Setyowati, Y. D., Krisnatuti, D., dan Hastuti, D., (2017). Pengaruh Kesiapan Menjadi

Orangtua dan Pola Asuh Psikososial terhadap Perkembangan Sosial Anak.

Jurnal Ilmiah Keluarga dan Konsumen Volume 10 Nomer 2 Mei 2017, P 95-

Susilowati, D. W. (2021) Dampak Psikologis Akibat Covid-19 Pada Masyarakat

Indonesia. Wacana: Vol 13 No.1. Januari 2021, pp104-111


Refbacks

  • There are currently no refbacks.