Job shadowing Sebagai Pengembangan Karyawan dan Kohesivitas Tim di Perusahaan X Jakarta Timur

Hayati Hayati

Abstract


Shadowing merupakah salah satu bentuk on the-job learning untuk memfasilitasi
intervensi dalam pengembangan karir dan pengembangan kepemimpinan. Melalui
program shadowing, diperlukan partisipan untuk secara dekat terlibat namun tidak
mengganggu (seperti bayang-bayang), selama beberapa periode waktu untuk
mencari tahu mengenai pekerjaan tersebut. Tujuan dilakukan penelitian ini adalah
untuk mengetahui penerapan job shadowing di perusahaan. Peneliti akan
melakukan pembahasan teoriti untuk kemudian dijadikan bahan evaluasi dan saran
bagi perusahaan. Metode yang digunakan untuk mengumpulkan data pada studi
satu adalah dengan menggunakan unobstrusive, wawancara, observasi Sumber data
unobstrusive yang digunakan berupa struktur organisasi, job description, company
profile, perjanjian kerja bersama (PKB), data demografi karyawan dan beberapa
presentasi manager enablement perusahaan. Studi kualitatif dilakukan kepada 10
orang karyawan
Dari hasil penelitian kualitatif ini disimpulkan bahwa Job shadowing membawa
dampak positif bagi pekerjaan. Pemahaman mereka terhadap pekerjaan menjadi
lebih luas. Fokus dari job shadowing project ini adalah untuk memahami kegiatan
next process kerjanya. Dengan job shadowing karyawan bisa lebih inovatif dan
kolaboratif dalam mencari solusi dalam pekerjaanya. Disarankan atasan dari Job
Shadower dan observed employee disarankan dapat melakukan coaching dan
monitoring dalam kegiatan shadowing. Dengan demikian, tujuan dari shadowing
menjadi jelas, pelaksanaan shadowing tidak terkendala perihal waktu. Selanjutnya,
atasan dapat memberikan tugas tambahan (challenging task / temporary
assignment) kepada partisipan untuk mengaplikasikan manfaat shadowing pada
departemen kerjanya. Dengan demikian, manfaat shadowing dapat dirasakan oleh
departemen kerja partisipan dan atasan tersebut.
Keyword: job, shadowing, shadower


Full Text:

PDF

References


Barsade, S.G. (2002). The ripple effect: emotional contagion and its influence on

group behavior. Administrative Science Quarterly, Vol. 47 No. 4, pp. 644-

Casey-Campbell, M. & Martens,M.L. (2009). Sticking it all together: A critical

assessment of the group cohesion-performance literature. International

Journal of Management Reviews, 1460-8545. DOI: 10.1111/j.1468-

2008.00239.x

O’Mahony, G.R. & Matthews, R.J. (2003). Me and my shadow: How new leaders

learn about leadership.

Leading and Managing, 9(1), 52-63.52

JP3SDM,

Vol. 8. No. 1

(2019)

Job Shadowing sebagai Pengembangan Karyawan dan Kohesivitas

Tim di Perusahaan X Jakarta Timur

Klement, Thomas & Eckert Laura. (18 Jul 2017).Work Shadowing. HR Capability

Initiative-Workstream Collaboration.

Melanie Hegen. Job Rotation and Job shadowing in CPD. Knowledge Forum 26

April 2017.

Mierlo, H.V. & Bakker,A.B. (2018). Crossover of engagement in groups. Career

Development International. DOI: 10.1108/CDI-03-2017-0060


Refbacks

  • There are currently no refbacks.